Kategori Artikel

ACCRUED 2025 dengan tema "Implementation of IFRS Standards S1 & S2: Ensuring Compliance and Accountability".

 

Sabtu, 22 Februari 2025 - Anggota Muda IAI Jawa Timur sukses menggelar 9th ACCRUED 2025 dengan tema "Implementation of IFRS Standards S1 & S2: Ensuring Compliance and Accountability". Acara ini berlangsung secara hybrid di Universitas Trunojoyo Madura dan melalui Zoom Meeting, diikuti sebanyak 159 peserta dari berbagai kalangan di bidang akuntansi.

Acara diawali dengan sambutan dari Afifah Fanny F. (Ketua Pengurus Anggota Muda IAI Jatim), Dr. Sutikno, S.E., M.E. (Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Trunojoyo Madura), serta Prof. Basuki, M.Com (Hons)., Ph.D., AK., CA., CMA., CPA. (Ketua IAI Wilayah Jawa Timur).

Sesi pertama menghadirkan Dr. Ardan Adiperdana, Ak., MBA., CFrA., CA., CMA., CPA. (Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI) sebagai keynote speaker, membahas tujuan dan manfaat penerapan IFRS dalam akuntabilitas keuangan. Kemudian, Angga Pujaprayoga, SE., CPA., ASEAN CPA. (Audit & Assurance Director ESG Assurance Leader at KPMG Indonesia) menjelaskan prinsip dasar IFRS S1 & S2 serta regulasi yang mendukung implementasinya.

Pada sesi berikutnya, Novrys Suhardianto, SE., MSA., Ak., Ph.D., CA. (Dewan Sertifikasi Akuntan Profesional IAI dan Dosen FEB UNAIR), membahas pengaruh IFRS S1 & S2 terhadap kepercayaan pasar serta tantangan implementasi di Indonesia. Seminar ini dimoderatori oleh Aufar Fadlul Hadi, S.A., M.A., CA., yang memastikan diskusi berjalan interaktif.

Adapun Dr. Yie Ke Ferliana, S.E., M.Com., Ak., CA., CPA., CFP., CRA. (Wakil Ketua Bidang Kajian Standar Akuntansi IAI Jatim) memaparkan standar pelaporan keberlanjutan serta relevansinya dalam pelaporan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Dilanjutkan dengan sesi Abdullah Sayidi, SE., MM., Ak., CA., CFE., PIA., ERMAP., CCGO., QGIA., CSRS. (Ketua Bidang Akuntan Sektor Bisnis IAI Jatim) yang menjelaskan integrasi faktor keberlanjutan dalam laporan keuangan serta pengungkapan risiko dan peluang keberlanjutan bagi pemangku kepentingan.

Dengan adanya seminar ini, diharapkan para Mahasiswa serta profesional akuntansi semakin siap dalam menerapkan standar IFRS terbaru untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas bisnis di era globalisasi.

Informasi lebih lanjut terkait Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Jawa Timur dapat diakses melalui iaijawatimur.or.id.



Bagikan artikel ini :