Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur menerima kunjungan industri dari mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)

Posted in Seputar IAI Jatim on Feb 03, 2026

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur menerima kunjungan industri dari mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) di Grha Akuntan Jatim, Surabaya, pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara organisasi profesi dan perguruan tinggi dalam menyiapkan calon akuntan profesional yang unggul. Sambutan dari pihak Universitas Muhammadiyah Semarang disampaikan oleh Dr. Elma Muncar Aditya, SE., M.Sc., Akt, selaku Dosen Akuntansi. Dari pihak IAI Wilayah Jawa Timur, sambutan diberikan oleh Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA., Anggota IAI Wilayah Jawa Timur sekaligus Dosen FEB Universitas Negeri Surabaya, yang menekankan pentingnya kesiapan kompetensi dan integritas mahasiswa dalam memasuki dunia profesi akuntan. Dalam kesempatan yang sama, plakat kenang-kenangan dari universitas diserahkan oleh Dedik Purwanto, SE., MM, selaku Ketua Program Studi Manajemen, sebagai simbol apresiasi dan kerja sama akademik. Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara memberikan pemaparan mengenai peran organisasi profesi, jalur pengembangan karier akuntan, serta pentingnya sertifikasi profesional dalam meningkatkan daya saing lulusan akuntansi. Mahasiswa memperoleh wawasan langsung mengenai dinamika profesi akuntan di berbagai sektor serta peluang pengembangan kompetensi melalui program-program IAI. Melalui kunjungan ini, IAI Wilayah Jawa Timur berharap hubungan kelembagaan dengan Universitas Muhammadiyah Semarang semakin erat serta mampu menumbuhkan motivasi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan profesionalisme sebagai calon akuntan masa depan.

IAI Jatim Bersama MEC Selenggarakan Ujian Standar Keahlian Akuntansi Dasar

Posted in Seputar IAI Jatim on Feb 02, 2026

Surabaya – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur bekerja sama dengan Mandiri Entrepreneur Center (MEC) sukses menyelenggarakan Ujian Standar Keahlian Akuntansi Dasar (USKAD) pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Grha Akuntan Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 13 peserta didik dari Program Studi Akuntansi dan Administrasi Perkantoran MEC Surabaya. USKAD merupakan ujian kompetensi yang dirancang untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan peserta dalam bidang akuntansi dasar, khususnya pada level teknisi akuntansi. Ujian ini disusun berdasarkan domain akuntansi sebagai ilmu terapan (empirical science), sehingga menekankan keseimbangan antara pemahaman teori dan kemampuan praktik. Pelaksanaan ujian berlangsung secara tertib dan terstruktur sejak pagi hari. Peserta memasuki ruang ujian mulai pukul 07.30 WIB, dilanjutkan dengan pembagian soal dan pengerjaan ujian teori akuntansi. Setelah itu, peserta mengerjakan serangkaian ujian praktik, yang meliputi pembuatan jurnal umum dan jurnal khusus, posting ke buku besar dan buku besar pembantu, penyusunan jurnal penyesuaian, hingga penyusunan laporan keuangan berupa laporan laba rugi dan laporan posisi keuangan (neraca) Seluruh rangkaian ujian dirancang untuk menguji kemampuan peserta dalam mengaplikasikan konsep akuntansi secara komprehensif dan sistematis sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui USKAD, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar akuntansi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik profesional di lingkungan bisnis dan industri. Penyelenggaraan USKAD ini merupakan bagian dari komitmen IAI Wilayah Jawa Timur dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang akuntansi, khususnya bagi mahasiswa dan calon tenaga kerja. Ke depan, IAI Jatim terus mendorong pelaksanaan sertifikasi kompetensi sebagai upaya peningkatan kualitas dan daya saing lulusan akuntansi di dunia profesional.

Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) bertajuk “Refleksi KJA: Pengisian SPT PPh Orang Pribadi dan PPh Badan Menggunakan Coretax & Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2025”

Posted in Seputar IAI Jatim on Jan 31, 2026

Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) bertajuk “Refleksi KJA: Pengisian SPT PPh Orang Pribadi dan PPh Badan Menggunakan Coretax & Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2025”. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Narotama dan diikuti oleh 140 peserta yang terdiri dari Kantor Jasa Akuntan dan staf KJA dari seluruh wilayah Jawa Timur. Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Basuki, M.Com (HONS), Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA. selaku Ketua IAI Wilayah Jawa Timur; Asoc. Prof. Dr. Arasy Alimudin, SE., MM., Rektor Universitas Narotama; Dr. Susan Sutedjo, S.E., M.M., M.Ak., Ak., CA., BKP., ACPA., CPA (Aust.), Ketua KAKJA IAI; serta Prof. Dr. Poltak Maruli John Liberty Hutagaol, SE., Ak., M.Acc., M.Ec (Hons)., CA., Ketua KAPj IAI, yang menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme KJA seiring perkembangan regulasi dan sistem perpajakan digital. Pada sesi pertama, peserta memperoleh pemaparan teknis mengenai pengisian SPT PPh Orang Pribadi dan PPh Badan melalui Coretax Administration System. Materi mencakup pengenalan arsitektur Coretax, alur dan prosedur pengisian SPT, studi kasus, simulasi pengisian, serta identifikasi risiko dan kesalahan umum. Sesi ini disampaikan oleh perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jawa Timur I, yaitu Yani Ashari, Nurhayati, dan Siti Rahayu. Sesi kedua membahas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 2025, yang disampaikan oleh Hj. Ratna Madudari, SE., MH., M.Ak., Ak., CA., ASEAN CPA., dengan moderator Drs. Ec. Sugeng, MM., M.Ak., CA., Ak., ACPA., ASEAN CPA., CBV., CertDA., BKP., CRA., CRP. Diskusi menyoroti implikasi regulasi tersebut terhadap praktik profesional KJA serta penguatan tata kelola dan kepatuhan. Melalui kegiatan ini, IAI Wilayah Jawa Timur mendorong KJA semakin siap menghadapi sistem perpajakan digital serta meningkatkan kualitas layanan secara profesional dan akuntabel. Refleksi KJA ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan jejaring antar KJA se-Jawa Timur guna memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan profesi ke depan.

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) bertajuk “Introduction to Sustainable Finance”

Posted in Seputar IAI Jatim on Jan 31, 2026

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) bertajuk “Introduction to Sustainable Finance” pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh praktisi serta akademisi yang memiliki perhatian terhadap perkembangan isu keuangan berkelanjutan. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, Prof. Basuki, M.Com (HONS), Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pemahaman konsep sustainable finance bagi profesi akuntan dalam mendukung pembangunan ekonomi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Sebagai narasumber, hadir Efraim Sitinjak, ST., MT., CSRS., GRCP., ICS Practitioners, Associate Director Deloitte Indonesia sekaligus profesional yang berpengalaman dalam isu keberlanjutan, strategi iklim, kebijakan karbon, dekarbonisasi, tata kelola, serta pelaporan keberlanjutan. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan konsep dasar dan ruang lingkup sustainable finance, evolusinya dalam konteks global dan nasional, serta prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Materi juga mencakup kerangka kebijakan dan regulasi sustainable finance, baik di tingkat nasional maupun standar global. Pada sesi berikutnya, peserta memperoleh wawasan mengenai peran lembaga keuangan dan entitas bisnis dalam implementasi keuangan berkelanjutan, pengenalan instrumen seperti green financing dan sustainability-linked instruments, serta berbagai tantangan, risiko, dan peluang penerapannya di Indonesia. Melalui kegiatan PPL ini, IAI Wilayah Jawa Timur berharap para peserta dapat memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi dalam memahami peran strategis akuntan dalam mendorong praktik keuangan yang berkelanjutan.

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Pembubaran Panitia International Conference KRA XII 2025 sekaligus Rapat Persiapan International Conference KRA XIII 2026 di Universitas Kristen Petra Surabaya

Posted in Seputar IAI Jatim on Jan 29, 2026

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan Pembubaran Panitia International Conference KRA XII 2025 sekaligus Rapat Persiapan International Conference KRA XIII 2026 pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang AVT 503, Gedung T Lantai 5, Universitas Kristen Petra, Surabaya. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Dr. Saarce Elyse Hatane, SE., MBA., Ak., CA., selaku Wakil Dekan School of Business and Management Petra Christian University, serta Prof. Dr. Nur Fadjrih Asyik, M.Si., Ak., CA., selaku Wakil Ketua FDAPT Jawa Timur/IAI KAPd Wilayah Jawa Timur. Selanjutnya, dilakukan pemaparan pelaksanaan International Conference KRA XII 2025 oleh Anna Retnawati, SE., M.Acc., Ph.D., Sekretaris Program Studi Akuntansi FEB Universitas Airlangga. Sebagai penanda berakhirnya rangkaian kegiatan KRA XII 2025, dilakukan penutupan panitia oleh Prof. Dr. Dian Agustia, SE., M.Si., Ak., CA., CMA., selaku Ketua IAI KAPd. International Conference KRA XII 2025 sendiri telah sukses diselenggarakan pada Juni 2025 bertempat di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rapat persiapan International Conference KRA XIII 2026, yang dipandu oleh Dr. Saarce Elyse Hatane, Prof. Dr. Nur Fadjrih Asyik, serta Dr. Elisa Tjondro, SE., MA., Kaprodi Akuntansi SBM Petra Christian University. Rapat membahas berbagai aspek awal persiapan konferensi internasional yang direncanakan akan diselenggarakan pada Agustus 2026 di School of Business and Management Petra Christian University. Melalui kegiatan ini, diharapkan penyelenggaraan International Conference KRA XIII 2026 dapat dipersiapkan secara matang dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi akademisi dan praktisi di bidang akuntansi.

IAI JATIM Gelar PPL Implementasi SAK EP IAI Wilayah Jawa Timur Gelar PPL Implementasi SAK EP Instrumen Keuangan dan Aset Tetap

Posted in Seputar IAI Jatim on Jan 15, 2026

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur kembali menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Implementasi SAK EP atas Instrumen Keuangan dan Aset Tetap: Pemahaman Teknis, Pencatatan, dan Implikasi terhadap Laporan Keuangan Entitas Privat” dan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. PPL ini diikuti oleh para akuntan serta praktisi keuangan dari berbagai instansi yang memiliki kepentingan dalam penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP). Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 16.30 WIB dan dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif serta aplikatif terkait implementasi SAK EP. Acara diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan oleh Master of Ceremony serta pengumandangan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kegiatan secara resmi dibuka melalui sambutan Wakil Ketua IAI Wilayah Jawa Timur, Prof. Ardianto, SE., M.Si., Ak., CA., CMA. Dalam sambutannya, Prof. Ardianto menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan pemutakhiran pengetahuan bagi para akuntan seiring dengan dinamika dan pembaruan standar akuntansi keuangan. Ia menyampaikan bahwa pemahaman yang baik atas SAK EP menjadi kunci dalam menghasilkan laporan keuangan yang andal, relevan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, khususnya bagi entitas privat. Materi PPL disampaikan oleh narasumber berpengalaman, Drs. Anak Agung Gede Taman, Ak., CA., CPA., ASEAN CPA., Partner Kantor Akuntan Publik Hendrawinata Hanny Erwin & Sumargo. Dalam paparannya, narasumber mengulas secara sistematis dan mendalam berbagai aspek penting dalam penerapan SAK EP. Sesi materi diawali dengan pembahasan gambaran umum SAK EP 2025, termasuk latar belakang penerapannya, perbedaan utama antara SAK EP dan SAK ETAP, area yang berisiko salah saji, serta dampak langsung penerapan standar tersebut terhadap laporan keuangan. Selanjutnya, pembahasan difokuskan pada instrumen keuangan, meliputi pengertian dan klasifikasi piutang serta utang, pengakuan awal, pengukuran setelah pengakuan awal dengan metode biaya perolehan diamortisasi, penerapan metode suku bunga efektif, hingga pencatatan pendapatan dan beban bunga. Narasumber juga menjelaskan secara rinci mengenai penurunan nilai instrumen keuangan, termasuk indikasi, metode perhitungan, pencatatan, serta implikasinya terhadap laporan keuangan. Pada sesi berikutnya, materi dilanjutkan dengan pembahasan aset tetap dalam SAK EP, yang mencakup kriteria pengakuan dan klasifikasi aset tetap, penentuan biaya perolehan, pengukuran setelah pengakuan awal dengan model biaya, serta penyusutan aset tetap berdasarkan metode, umur manfaat, dan nilai residu. Selain itu, dibahas pula penurunan nilai aset tetap, penghentian pengakuan, dan pelepasan aset. Pada sesi siang hari, narasumber menguraikan ketentuan transisi penerapan awal SAK EP yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan aset tetap. Materi meliputi tujuan dan prinsip transisi, penyesuaian saldo awal, penyusunan jurnal penyesuaian, serta penyajian dan pengungkapan dalam Catatan atas Laporan Keuangan. Tidak hanya bersifat teoritis, PPL ini juga membahas implikasi praktis dan best practices dalam penerapan SAK EP. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai dampak penerapan standar terhadap laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, serta kebijakan akuntansi entitas. Narasumber turut mengulas kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi dan memberikan rekomendasi langkah-langkah implementasi yang dapat diterapkan oleh entitas privat. Selama kegiatan berlangsung, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait tantangan yang dihadapi dalam implementasi SAK EP di entitas privat. Sesi diskusi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta. Melalui penyelenggaraan PPL ini, IAI Wilayah Jawa Timur berharap para akuntan dan praktisi keuangan dapat meningkatkan pemahaman teknis serta kesiapan dalam mengimplementasikan SAK EP secara tepat. Dengan demikian, diharapkan laporan keuangan entitas privat dapat disusun secara lebih berkualitas, andal, dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Kegiatan PPL ditutup oleh MC pada pukul 16.30 WIB setelah seluruh rangkaian acara terlaksana dengan baik.