Tingkatkan Kepercayaan Pasar, IAI Perkuat Ekosistem Keberlanjutan Nasional

Posted in Laporan Utama on Feb 11, 2026

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) terus berkomitmen mengembangkan ekosistem keberlanjutan yang kredibel di Indonesia melalui pembentukan Indonesia Sustainability Reporting Forum (ISRF). Langkah ini diambil untuk memperkuat kualitas praktik bisnis berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap transparansi dan akuntabilitas pelaporan perusahaan di tanah air. Ketua ISRF sekaligus Dewan Penasihat IAI, Ignasius Jonan, menekankan bahwa ekosistem ini harus mampu menghasilkan dampak nyata dan nilai jangka panjang, bukan sekadar komitmen formal. Melalui forum ini, IAI berupaya menyelaraskan langkah dunia usaha untuk mempercepat kontribusi menuju target Indonesia Net Zero Emission 2060. Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IAI, Ardan Adiperdana, menyatakan bahwa keberlanjutan kini menjadi agenda transformasi praktik bisnis yang mendasar. ISRF hadir sebagai wadah kolaborasi lintas pemangku kepentingan—mulai dari regulator, pelaku usaha, hingga investor—untuk merumuskan solusi praktis yang dapat menjembatani kesenjangan antara target keberlanjutan dan pelaksanaannya di lapangan. Fokus utama forum ini mencakup integrasi strategi keberlanjutan dalam tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko iklim, serta penyediaan data dan metodologi pelaporan yang akurat. IAI meyakini bahwa standar yang kredibel dan kompetensi profesional yang kuat merupakan fondasi penting bagi terciptanya ekosistem ekonomi nasional yang tangguh dan memiliki daya saing global.

OJK dan IAI Perkuat Tata Kelola Aset Kripto Melalui Panduan Akuntansi Sesuai SAK Indonesia

Posted in Laporan Utama on Okt 23, 2025

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) memperkuat tata kelola dan transparansi sektor aset kripto nasional dengan menerbitkan panduan pelaporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) Indonesia. Panduan tersebut tertuang dalam Buletin Implementasi Volume 8 yang membahas Aset Kripto Milik Entitas serta Aset Kripto Pelanggan yang Dititipkan pada Entitas. Dokumen ini diluncurkan dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Akuntansi Aset Kripto di Jakarta pada Senin (20/10/2025). Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memastikan keseragaman interpretasi, konsistensi penerapan, dan peningkatan kualitas pelaporan keuangan di sektor aset digital, seiring pesatnya perkembangan aset kripto di Indonesia. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (IAKD) OJK, Hasan Fawzi, menegaskan pentingnya panduan tersebut dalam membangun industri aset kripto yang transparan dan berintegritas sejak dini. “Kami ingin menghadirkan kondisi yang aman, transparan, dan berintegritas di ekosistem aset kripto nasional. Panduan ini menjadi langkah penting agar praktik pencatatan akuntansi atas aset kripto bisa seragam dan dapat diperbandingkan, sekaligus sejalan dengan standar global,” ujar Hasan dalam keterangan resminya. Hasan juga mengungkapkan bahwa industri aset kripto nasional terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan lebih dari 18 juta pengguna dan nilai transaksi mencapai Rp360,3 triliun per September 2025 (YTD). Karena itu, sinergi antara OJK, IAI, dan pelaku industri dinilai krusial untuk menjamin konsistensi praktik akuntansi sesuai standar internasional. Buletin Implementasi Volume 8 disusun oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) IAI pada 25 September 2025, dengan melibatkan OJK dan mengacu pada IFRIC Agenda Decision “Holding of Cryptocurrencies” (Juni 2019). Penyesuaian juga dilakukan agar selaras dengan konteks industri aset kripto nasional. Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI, Ardan Adiperdana, menyampaikan bahwa panduan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kredibilitas pelaporan keuangan di sektor aset digital. “Hadirnya Buletin Implementasi ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat tata kelola, kredibilitas, dan keandalan pelaporan keuangan di sektor aset digital. Indonesia kini memiliki acuan yang selaras dengan praktik terbaik internasional namun tetap relevan dengan kondisi lokal,” ujar Ardan. Melalui penerbitan buletin ini, Indonesia diharapkan mampu mendorong praktik pelaporan aset kripto yang transparan, akuntabel, dan sesuai standar global, sekaligus mendukung integritas industri keuangan digital nasional. 📎 Berita ini disadur dari Liputan6.com.

International seminar Future - Proofing Economies: the Strategic Role of Accountants in Turbulent Times.

Posted in Laporan Utama on Mei 14, 2025

Join us for an exclusive opportunity to hear directly from IFAC President Jean Bouquot as he shares his invaluable insights on how future-ready accountants can prepare and take decisive action to thrive in the evolving landscape. IAI together with IFAC and IDX will organize an international seminar Future - Proofing Economies: the Strategic Role of Accountants in Turbulent Times. The global economy is facing unprecedented challenges driven by geopolitical tensions, rapid technological advancements, shifting regulatory frameworks, climate change and sustainability issues. Economic disruptions, supply chain volatility, and evolving consumer behaviours require organizations to adopt resilient strategies that ensure long-term growth. Amid these uncertainties, accountants are now expected to act as strategic advisors who provide data-driven insights, manage financial risks, and support sustainable business decisions. Friday, 23 May 2025 08.30-11.30 Online Registration: https://bit.ly/IAI-IDX-IFAC-EVENT0525 Thank you @ikatanakuntanindonesia

Selamat Hari Akuntan Nasional dan HUT ke-67 Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)!

Posted in Laporan Utama on Des 23, 2024

Pada 7 Januari 2025, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur dan Universitas Islam Malang (UNISMA) menandatangani MoU untuk kolaborasi di bidang pendidikan, pelatihan, dan pengembangan ilmu. Kerja sama ini mencakup Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) seperti seminar, workshop, dan pelatihan di bidang akuntansi, keuangan, perpajakan, audit, dan sistem informasi. Ketua IAI Jatim, Prof. Basuki, juga menjadi narasumber seminar nasional bertema “Peran Akuntan dalam Mendorong Keberlanjutan dan CSR di Era Digital Menuju SDGs.” Diharapkan MoU ini menguatkan peran Tridharma perguruan tinggi dalam mendukung kemajuan ekonomi. Informasi lebih lanjut di iaijawatimur.or.id.

Pengabdian Masyarakat di Jember: Revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) melalui Tata Kelola yang Baik, Strategi Bisnis, dan Peningkatan Kinerja Keberlanjutan.

Posted in Laporan Utama on Sep 19, 2024

 

Jember, 18 September 2024 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember mengadakan pelatihan bertema "Revitalisasi BUM Desa Melalui Tata Kelola yang Baik, Strategi Bisnis, dan Peningkatan Kinerja Keberlanjutan BUM Desa." Pelatihan ini bertujuan untuk membekali pengelola BUM Desa dalam meningkatkan tata kelola, merumuskan strategi bisnis yang tepat, serta mendorong kinerja keberlanjutan. Peserta dari berbagai desa di Kabupaten Jember diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk kemajuan desa mer...

Catat! Beda Tarif dan Metode Penghitungan PPh atas PHTB berbeda dengan BPHTB

Posted in Laporan Utama on Sep 18, 2024

 

BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan) dan PPh Final atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan (PPhTB) sering kali dianggap sama karena keduanya terkait dengan transaksi tanah atau bangunan. Namun, keduanya adalah pajak yang berbeda dengan otoritas, pengenaan, dan tarif yang juga berbeda.

BPHTB adalah pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah atau bangunan dan dibayar oleh pembeli sebagai pungutan daerah. BPHTB diterima oleh pemerintah daerah setempat. Tarif BPHTB bervariasi di setiap daerah, sesuai dengan peraturan daerah masing-masing. Beberapa je...