Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga, IAI Muda JATIM Siap Gelar IMUD CUP 2025

Posted in Seputar IAI Jatim on Des 13, 2025

SURABAYA – Departemen External Affairs Pengurus Anggota Muda Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur tengah bersiap menyelenggarakan ajang kompetisi olahraga bergengsi bertajuk "IMUD CUP 2025". Mengusung tema "Sync the Spirit, Rise Together", kegiatan ini dirancang sebagai wadah untuk menyatukan semangat sportivitas sekaligus memperkuat jejaring antar-mahasiswa akuntansi. Program ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan bakat di bidang non-akademik, khususnya olahraga. Selain mempromosikan gaya hidup sehat, IMUD CUP bertujuan utama untuk menjembatani tali silaturahmi antara pengurus IAI Muda Jawa Timur dengan Himpunan Mahasiswa (Hima) Mitra yang tersebar di berbagai universitas di Surabaya. "Melalui IMUD CUP, kami ingin menciptakan suasana kompetitif yang sehat. Ini bukan sekadar tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana kita bisa menyelaraskan semangat dan bangkit bersama melalui nilai-nilai disiplin serta kejujuran yang ada dalam olahraga," tulis panitia dalam dokumen proposalnya. Kompetisi tahun ini direncanakan akan mempertandingkan cabang olahraga yang sedang populer di kalangan generasi muda, yakni bulu tangkis (badminton) dan e-sport. Pemilihan kedua cabang ini didasarkan pada tingginya minat mahasiswa serta kemampuannya dalam menguji strategi, kecepatan, dan kerja sama tim. Panitia pelaksana yang dikomandoi oleh Arvendo Pramudya telah menyiapkan skema kegiatan yang inklusif, melibatkan partisipasi aktif dari anggota pengurus maupun perwakilan Hima Mitra sebagai peserta dan pendukung (supporter). Koordinasi intensif terus dilakukan untuk memastikan sarana pertandingan dan teknis pelaksanaan berjalan sesuai standar. Dengan diselenggarakannya IMUD CUP 2025, IAI Muda Jawa Timur berharap dapat membangun komunitas akuntan muda yang lebih solid dan harmonis. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan fisik dan mental, tetapi juga menjadi sarana penyegaran di tengah kesibukan akademik mahasiswa akuntansi.

Asah Keahlian Analisis Keuangan, IAI Muda Jatim Sukses Gelar Workshop Financial Modeling

Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 29, 2025

SURABAYA – Pengurus Anggota Muda Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur melalui Departemen Research and Development (RND) sukses menyelenggarakan pelatihan profesional bertajuk "Workshop Excel 2025". Kegiatan yang mengusung tema "Financial Modeling with Excel: Simulation, Valuation, and Projection" ini dilaksanakan di Grha Akuntan Jawa Timur pada Sabtu (29/11/2025). Pelatihan ini diinisiasi untuk menjawab tantangan dunia bisnis yang semakin kompetitif, di mana kemampuan analisis keuangan yang komprehensif menjadi kebutuhan mutlak bagi para calon akuntan dan profesional bisnis. Melalui pemanfaatan Microsoft Excel secara mendalam, peserta dibekali keterampilan teknis untuk membangun model keuangan yang terintegrasi, akurat, dan profesional. Sepanjang kegiatan, para peserta mendapatkan materi intensif mengenai proses simulasi data, teknik valuasi perusahaan, hingga pembuatan proyeksi kinerja keuangan di masa depan. Pendekatan praktik langsung (hands-on) memungkinkan peserta untuk memahami cara menyusun laporan keuangan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pengambilan keputusan strategis. "Kemampuan financial modeling adalah salah satu nilai tambah utama bagi mahasiswa akuntansi saat ini. Kami berharap workshop ini menjadi jembatan bagi peserta untuk menguasai alat yang paling banyak digunakan di industri keuangan, sehingga mereka lebih siap bersaing di pasar kerja," tulis panitia dalam laporannya. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta yang antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan teori hingga studi kasus nyata. Tingginya partisipasi ini menunjukkan besarnya minat generasi muda akuntan untuk terus meningkatkan kompetensi teknis di luar kurikulum akademik formal. Dengan berakhirnya workshop ini, IAI Muda Jawa Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan program pengembangan diri yang relevan dengan kebutuhan industri. Keberhasilan acara ini diharapkan mampu mencetak calon-calon akuntan yang andal dalam melakukan analisis data keuangan secara efisien dan akurat demi mendukung transparansi serta akuntabilitas di dunia usaha.

IAI Wilayah Jawa Timur bersama PAIRSI menyelenggarakan Webinar Nasional bertema “Transformasi Tata Kelola Rumah Sakit Pemerintah dalam Mendukung Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel melalui Pemahaman Laporan Keuangan Rumah Sakit Berbasis SAP

Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 28, 2025

Rabu–Kamis, 26–27 November 2025, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur bersama Perkumpulan Auditor Internal Rumah Sakit Indonesia (PAIRSI) menyelenggarakan Webinar Nasional bertema “Transformasi Tata Kelola Rumah Sakit Pemerintah dalam Mendukung Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel melalui Pemahaman Laporan Keuangan Rumah Sakit Berbasis SAP”. Kegiatan berlangsung secara daring dan diikuti oleh peserta dari berbagai institusi kesehatan dan pemerintahan. Acara dibuka dengan Sambutan yang diberikan oleh Endang Lestari, S.M., M.Kes., CIAP., selaku Ketua PAIRSI, serta Prof. Basuki, M.Com(Hons)., Ph.D., Ak., CA., CMA., ASEAN CPA., Ketua IAI Wilayah Jawa Timur. Keduanya menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia rumah sakit dalam memahami Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) sebagai fondasi tata kelola yang akuntabel. Pada hari pertama, webinar menampilkan pemaparan dari Drs. Widartoyo, M.M., M.Si., Ak., CA., CPA., yang membahas pengantar transformasi tata kelola rumah sakit pemerintah, regulasi keuangan pemerintahan, hingga peran Satuan Pengawasan Internal (SPI) sebagai agen perubahan. Materi dilanjutkan dengan penjelasan komprehensif mengenai konsep dasar SAP, karakteristik laporan keuangan pemerintah, serta struktur laporan keuangan rumah sakit berbasis SAP. Hari kedua dipandu oleh Dr. Sri Ningsih, S.E., M.Si., Ak., CA., yang mengulas cara membaca dan memahami laporan keuangan rumah sakit pemerintah, siklus akuntansi, prinsip pengakuan pendapatan dan beban, serta pengelolaan aset dan kewajiban. Sesi berikutnya membahas audit laporan keuangan rumah sakit, peran SPI dalam menjaga kualitas laporan, serta keterkaitan audit dengan manajemen risiko. Kegiatan diakhiri dengan studi kasus dan praktik analisis laporan keuangan rumah sakit pemerintah untuk penguatan pengambilan keputusan dan pengendalian internal. Webinar nasional ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman peserta terkait SAP dan tata kelola rumah sakit pemerintah, sehingga dapat mendorong peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan.

IAI Wilayah Jawa Timur Gelar PPL tentang Tata Kelola BUM Desa untuk Kinerja Keberlanjutan

Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 27, 2025

Surabaya, 27 November 2025 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur sukses menyelenggarakan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) bertema “Membangun Masa Depan BUM Desa: Tata Kelola dan Reputasi untuk Kinerja Keberlanjutan” pada Kamis, 27 November 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 497 peserta yang merupakan anggota IAI dan BUM Desa dari berbagai daerah di Indonesia. Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Basuki, M.Com(HONS)., Ph.D., Ak., CMA., CA., ASEAN CPA., Ketua IAI Wilayah Jawa Timur. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi terhadap antusiasme para anggota yang mengikuti program ini, dan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas akuntan dalam menghadapi tantangan profesi yang terus berkembang, khususnya dalam sektor BUM Desa. Materi utama disampaikan oleh Ahmad Rabo, S.Pt., M.Si., Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Pengembangan Kelembagaan Ekonomi dan Investasi Desa & Daerah Tertinggal Kementerian Desa Dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendesa PDTT RI). Dalam Keynote Speech-nya, beliau menyampaikan peran strategis BUM Desa sebagai motor penggerak ekonomi lokal dan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam mendukung keberlanjutan ekonomi desa. Sesi inti materi disampaikan oleh Dr. Sigit Kurnianto, S.E., M.S.A., Ak., CA., SAS., CGAE., ASEAN CPA., Direktur Eksekutif IAI Wilayah Jawa Timur. Dalam pemaparan materinya yang berjudul “Membangun Masa Depan BUM Desa: Tata Kelola dan Reputasi untuk Kinerja Keberlanjutan”, beliau mengulas tentang pentingnya penguatan tata kelola, peningkatan reputasi kelembagaan, dan strategi keberlanjutan yang perlu diterapkan oleh BUM Desa untuk mendukung kinerja ekonomi desa secara jangka panjang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Rapat Anggota IAI Wilayah Jawa Timur 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para akuntan di seluruh wilayah Jawa Timur. IAI Wilayah Jawa Timur terus berkomitmen untuk menyediakan akses pengembangan profesi yang inklusif, relevan, dan berstandar tinggi bagi seluruh anggotanya.

IAI Wilayah Jawa Timur Terima Kunjungan Pengurus Tax Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam Kegiatan "Visiting Company"

Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 26, 2025

Surabaya, 26 November 2025 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur menerima kunjungan dari Pengurus Tax Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka kegiatan Visiting Company bertema “Empowering Future Accountants through Professional Learning and Benchmarking”. Kegiatan ini dilaksanakan di Grha Akuntan Jatim dan dihadiri oleh para pengurus dan peserta dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara diawali dengan sambutan oleh Dr. Agus Susilo, M.M., MBA., Ak., CA., QIA., IRCA., CSPP, Anggota Pengurus Bidang Pengembangan, Pengabdian Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat IAI Wilayah Jawa Timur. Dalam sambutannya, Dr. Agus menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan dunia profesional untuk meningkatkan kualitas akuntan di Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan digital yang terus berkembang. Selanjutnya, sambutan kedua diberikan oleh Dr. Hj. Meldona, S.E., M.M., Ak., CA, Kepala Program Studi Akuntansi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yang juga mengapresiasi kesempatan untuk menjalin hubungan lebih erat dengan IAI Wilayah Jawa Timur sebagai organisasi profesi akuntan yang memiliki peran penting dalam pengembangan profesi akuntansi di Indonesia. Surya Putra Ramadhani, Ketua Tax Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menyampaikan harapan agar kegiatan ini bisa memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang profesi akuntansi dan mendorong pengurus Tax Center untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan industri. Pada sesi materi utama, Dr. Agus Susilo memberikan penjelasan terkait organisasi profesi akuntan, peran IAI dalam pengembangan profesi, serta kompetensi yang harus dimiliki akuntan di era digital. Beliau juga menekankan pentingnya pembelajaran profesional berkelanjutan, serta perlunya penguasaan kode etik yang menjadi dasar bagi akuntan dalam menjalankan tugas profesional mereka. Selaras dengan tema kegiatan, materi juga membahas benchmarking terhadap organisasi profesi seperti IAI yang memberikan wawasan nyata tentang standar dan ekosistem profesi akuntansi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang tantangan dan peluang dalam dunia akuntansi yang terus berkembang, serta mempersiapkan pengurus Tax Center untuk menjadi calon akuntan yang kompeten dan siap menghadapi dunia profesional. Selain itu, IAI Muda Jawa Timur turut berpartisipasi dengan berbagi informasi mengenai program-program IAI Muda, ruang kontribusi, serta aktivitas yang dilakukan oleh organisasi tersebut. Partisipasi ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh kepada peserta tentang peran akuntan muda dalam dunia profesional dan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam organisasi profesi. Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia akademik dan organisasi profesi, serta memberikan inspirasi dan motivasi bagi pengurus Tax Center UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mempersiapkan diri sebagai akuntan masa depan yang berkompeten dan profesional.

IAI Wilayah Jawa Timur Gelar PPL tentang Aspek Perpajakan Perdagangan Emas Berdasarkan UU HPP dan PMK Terbaru

Posted in Seputar IAI Jatim on Nov 26, 2025

Surabaya, 26 November 2025 – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jawa Timur kembali menggelar Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) dengan tema “Kupas Tuntas Aspek Perpajakan Perdagangan Emas sesuai UU HPP, PMK 48/2023, PMK 51 & 52/2025, serta PP 49/2022” pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh peserta dari berbagai profesi serta pelaku industri, khususnya yang terlibat dalam perdagangan emas. Acara dimulai dengan registrasi peserta dan pengumandangan Lagu Indonesia Raya, diikuti dengan sambutan dari Dr. Ontot Murwato, S.E., M.M., Ak., CA., CMA., CPA., Sekretaris IAI Wilayah Jawa Timur. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap regulasi perpajakan yang terus berkembang, agar para profesional dapat memastikan kepatuhan, akurasi perhitungan pajak, dan memberikan kontribusi positif bagi tata kelola usaha yang lebih baik. Materi utama disampaikan oleh Dr. Elia Mustikasari, Dra., M.Si., Ak., CA., CMA., BKP., BAK., Ketua Bidang Akuntan Perpajakan IAI Wilayah Jawa Timur. Dalam pemaparannya, beliau mengulas secara komprehensif ketentuan perpajakan yang mengatur perdagangan emas, mulai dari perubahan kebijakan yang terdapat dalam UU HPP, peraturan pelaksanaan PP 49/2022, hingga PMK 48/2023 dan PMK 51 & 52/2025. Selain itu, peserta juga dilibatkan dalam studi kasus, simulasi perhitungan, dan diskusi interaktif, yang memberikan pemahaman praktis mengenai tantangan dan solusi dalam sektor perdagangan emas. Acara ini dimoderatori oleh Dr. Lintang Venusita, S.E., M.Si., Ak., CA., yang menutup sesi dengan kesimpulan bahwa pemahaman aturan pajak yang utuh sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan serta meminimalkan risiko, terutama dalam sektor usaha yang dinamis seperti perdagangan emas. Melalui kegiatan ini, IAI Wilayah Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam menyediakan ruang edukasi perpajakan yang komprehensif dan relevan, serta membantu para pelaku industri untuk memahami dinamika regulasi pajak yang terus berkembang di sektor perdagangan emas.